batampos.co.id – Masyarakat Kabupatenh Karimun mesti waspada terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebab, jumlah penderita hingga pekan ketiga bulan Januari angkanya bertambah menjadi 23 kasus.

“Awal Januari tercatat 19 kasus DBD, sekarang sudah menjadi 23 kasus. Artinya, ada penambahan empat kasus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Ramhadi, Selasa (22/1/2019).

Loading...

Berdasakan laporan yang diperoleh, penambahan empat kasus DBD terjadi di kecamatan Karimun, Kundur, Meral, dan Kundur Barat.

“Pekan lalu, kami bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) sudah turun ke Kecamatan Kundur. Tujuannya melakukan sosialisasi, sekaligus pengasapan di pemukiman warga,” ujar Rahmadi.

Selain itu, juga telah dilaksanakan rapat bersama camat se Kabupaten Karimun. Tujuannya, bagaimana masing-masing camat bisa mengajak, dan mengimbau agar menjaga kebersihan pemukiman.

Tingginya kasus DBD memang diluar perkiraan. Sebab, penyebaran DBD biasanya terjadi pada Agustus, September dan Oktober. Tapi sekarang malah di Januari.

“Untuk itu, warga perlu waspada dan menjaga kebersihan. Terutama lakukan 3M (Mengubur benda-benda yang tidak terpkai, Membersihkan bak air, Menutup tempat penampungan air,” imbuhnya. (san)

Loading...