batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun telah meluncurkan aplikasi Gowaslu. Aplikasi berbasis teknologi digital ini, mempermudah pelaporan pelanggaran pemilu oleh masyarakat umum. Artinya, aplikasi Gowaslu bisa diunduh melalui smart phone dengan menyertakan identitas resmi.

“Sudah sepekan Gowaslu kita luncurkan. Jadi masyarakat umum tidak perlu lagi melaporkan tentang pelanggaran pemilu ke kantor Bawaslu, cukup diaplikasi tersebut,” jelas Komisioner Bawaslu Karimun Muhammad Fadli, Minggu (20/1/2019).

Loading...

Untuk mengunduh aplikasi Gowaslu, cukup mudah, dan sederhana. Cukup membuat akun resmi dengan menyertakan nomor ponsel, kemudian identitas resmi KTP, dan KK.

“Jadi setiap ada laporan pelanggaran dari masyarakat langsung masuk ke Bawaslu Pusat melalui aplikasi tersebut. Selanjutnya, diteruskan kepada Bawaslu daerah sesuai dengan pelapor asal kejadian,” terangnya.

Untuk pemantauan laporan, Bawaslu sudah menyiapkan petugas. Aapabila ada laporan, maka langsung ditindaklanjuti dengan bukti-bukti yang sudah dilampirkan si pelapor tersebut.

“Seperti membuat laporan manual ke kantor Bawaslu. Jadi aplikasi Gowaslu untuk mempermudah dan mempersingkat pembuatan laporan pelanggaran pemilu,” kata Fadli lagi.

Laporan yang disertakan bukti-bukti serta dinyatakan telah memenuhi syarat-syarat formil, maupun materiil, maka langsung ditindaklanjuti. Bahkan masyarakat bisa langsung mengecek apakah laporannya, ditindaklanjuti atau tidak.

“Hingga, sekarang belum ada laporan pelanggaran pemilu melalui aplikasi tersebut. Nah, saya informasikan silahkan manfaatkan aplikasi gowaslu bagi masyarakat ketika ada pelanggaran pemilu. Dengan syarat, harus lengkap identitasinya dan bukti-bukti pelanggarannya juga,” ungkapnya. (tri)

Loading...