batampos.co.id – Panitia seleksi (Pansel) CPNS untuk Pemerintah Kabupaten Karimun telah menerima hasil akhir seleksi CPNS dari Badan kepegawaian Negara (BKN). Dari 227 lowongan yang dibuka atau disediakan, hanya terisi 213 orang yang dinyatakan lulus.

“Yang lulus berdasarkan akumulasi nilai seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB), hanya 213 orang. Artinya, ada 14 lowongan tidak terisi,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Senin (7/1).

Dari 14 formasi yang lowong, sebagian besar berasal dari tenaga guru, dan tenaga kesehatan. Penyebabnya, karena tidak lulus angka ambang batas, meski sudah ada peraturan baru tetap tidak bisa memenuhi persyaratan.

“Kita akan gelar rapat bersama OPD terkait, yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Nasional. Tujuannya, bagaimana 14 lowongan yang losong bisa terisi. Karena, memang dibutuhkan. Mungkin, salah satu caranya dengan menempatkan PNS yang lama. Namun, tentunya harus sesuai dengan pendidikan dan kemampuan yang dimiliki,” ungkap Bupati.

Untuk peserta yang dinyatakan lulus CPNS, bisa mengakses situs resmi BKPSDM. Selain itu, diharuskan datang ke Gedung Serba Guna Kantor Bupati Karimun pada Rabu (9/1). Hal ini dilakukan untuk pemberian pengarahan sekaligus bimbingan pemberkasan.

“Kita berharap 213 CPNS yang sudah dinyatakan lulus bisa bekerja lebih baik. Karena, selain masih muda, juga memiliki kemampuan. Hal ini telah dibuktikan dengan proses ujian atau seleksi yang cukup ketat persaingannya,” tegas Rafiq. (san)

Yuk Baca