foto.triharyono
Wakil Bupati, Anwar Hasyim menyambut kedatangan Norhayati yang merupakan wisman asal Malaysia yang menginjakkan kaki di awal tahun 2019 di Bumi Berazam.

batampos.co.id – Norhayati binti Mawardi, menjadi wisatawan mancanegara (wisman) pertama yang menginjakkan kaki di Tanjungbalai Karimun di tahun 2019. Warga Malaysia pemegang paspor 700101715070 ini, turun dari kapal MV Trans JB, dan menginjakkan kaki di pelabuhan internasional sekitar pukul 08.33 WIB.

Kehadiran Norhayati binti Mawardi langsung disambut tabuhan kompang sekaligus pengkalungan bunga oleh Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim didampingi Kepala Dinas Pariwisata Zamri. Penyambutan wisatawan mancanegara dengan pengalungan bunga, merupakan tradisi yang selalu dihelat Pemerintah Karimun melalui Dinas Pariwisata di setiap awal tahun.

“Ini merupakan tradisi Kabupaten Karimun yang digelar pada tiap awal tahun terhadap wisatawan asing yang berkunjung ke Karimun,” kata Anwar Hasyim di pelabuhan Internasional, Selasa (1/1).

Norhayati binti Mawardi diketahui wanita kelahiran Indonesia, dan sekarang menjadi warga negara Malaysia. Selain pengalungan bunga, Norhayati juga mendapat suvenir dari pemerintah berupa voucher menginap di hotel yang tergabung dalam Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karimun.

“Ini dalam rangka mempromosikan wisata di Karimun, bagaimana cara kita membuat mereka tertarik untuk berkunjung ke Karimun di lain kesempatan,” katanya.

Orang nomor dua di Kabupaten Karimun ini menambahkan, promosi yang dilakukan telah berhasil mendatangkan 100.000 wisatawan asing di tahun 2018. Kedatangan mereka tidak hanya sekadar melihat keindahan alam Bumi Berazam, tetapi juga melalui berbagai kegiatan seni dan budaya yang digelar oleh pemerintah setempat.

“Kita telah berhasil menerima kunjungan wisatawan manca negara ke Karimun sebanyak 100.000 orang wisatawan di tahun 2018. Kita harapkan lebih banyak lagi wisman yang datang ke Karimun di tahun 2019,” bebernya.

Dalam menggaet wisman, Pemerintah Karimun telah mempersiapkan sarana dan prasarana di tempat-tempat wisata. Tidak hanya wahana wisata alam, namun juga peningkatan fasilitas di objek wisata religius dan sejarah. (enl)

Yuk Baca