Pemotongan pita balon oleh Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya sebagai tanda diresmikannya kampung tertib lalulintas di Perumahan Balai Bukit Permai.

batampos.co.id  – Perumahan Bukit Balai Permai dijadikan pilot projek kampung tertib lalulintas (lantas) pertama di Kabupaten Karimun. Sebagai percontohan, sangat diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya tertib berkendara di jalan raya maupun melintasi pemukiman.

Loading...

Penobatan Perumahan Bukit Balai Permai sebagai kampung tertib lantas ditandai pemotongan pita oleh Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya bersama perwakilan Kodim 0317/TBK, dan Assisten III Setkab Karimun, Hurnaini, Kamis (27/12) kemarin. Selain itu juga dilakukan sosialisasi praktik uji kompetensi (SIM).

“Kampung atau perumahan ini dibentuk atas dasar permintaan warganya sendiri. Bersamaan dengan itu, juga upaya kita untuk menyadarkan masyarakat agar mematuhi peraturan rambu-rambu lalulintas,” kata Kasatlantas Polres Karimun, AKP Teuku Fazrial Kennedi.

Nantinya, lanjut Kennedi, setiap pengendara roda dua maupun roda empat diwajibkan mematuhi segala peraturan rambu-rambu lalulintas. Baik saat masuk ke kampung maupun pengendara yang melintasi perumahan tersebut.

“Tidak ada pengecualian. Setiap pengendara wajib melengkapi dokumen berkendaraannya serta memakai helm untuk roda dua, dan seftybell (sabuk pengaman) untuk roda empat,” katanya.

Teguran akan diberikan oleh warga kepada pengendara jika menyalahi aturan tertib berkendara. Baik itu berkendara dalam jarak dekat, maupun jarak jauh.

“Kami selaku penggagas tertib lalulintas, berharap ini dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lainnya,” katanya.

Sebagai penunjang kampung tertib lantas, perumahan Bukit Balai Permai juga telah dilengkapi dengan marka jalan, rambu-rambu, dan lapangan praktik uji SIM khusus roda dua. Termasuk gapura serta pos lalulintas yang dapat dipergunakan oleh masyarakat luas.

Di tempat yang sama, Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya mengapresiasi penobatan kampung tertib lalilintas tersebut. Namun di sisi lain, Kapolres menegaskan, warga harus benar-benar dipastikan memiliki SIM sesuai dengan kendaraannya.

“Kalau memang perumahaan ini menjadi pilot projek, tentu sangat baik. Tentunya kelengkapan pemilik kendaraan perlu juga dicek, terutama sudah mengantongi SIM atau belum,” tegas Hengky Pramudya.

Pengecekan SIM kepada warga tersebut bertujuan untuk mempermudah pengurusan SIM yang dimaksud. Mengingat perumahan tersebut telah memiliki klue dalam ujian praktik SIM.

“Agar Kasatlantas memberikan kisi-kisi uji praktik,” katanya.

Ia menceritakan betapa pentingnya tertib berlalulintas, sebagian orang banyak yang selamat karena menggunakan helm atau sabuk pengaman.

“Korban laka lantas juga sangat mempengaruhi perekonomian warga. Contoh, yang menjadi tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah, tentu timpang jika sudah mengalami kecelakaan di jalan,” katanya

Kendati demikian, orang nomor satu di wilayah hukum Polres Karimun ini juga minta kepada seluruh personil Polres setempat untuk melayani masyarakat.

“Tugas kita memang penegak hukum, namun tugas yang palin utama adalah melayani, jangan mencari-cari kesalahan,” ingatnya. (enl/tri)

Loading...