batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan pemakaian gedung pemasaran produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kecamatan Kundur Barat, Selasa (4/12) lalu. Kini para pelaku UMKM di Kecamatan Kundur Barat bisa memasarkan produk mereka secara leluasa.

Gedung pemasaran produk tersebut, dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) melalui Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR sebesar Rp600 juta. Untuk pembangunan fisik Rp590 juta, dan operasional Rp10

Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan pemakaian gedung pemasaran produk UMKM di Kecamatan Kundur Barat.

juta.

“Saya pesan tolong dijaga dan dirawat gedung ini. Dan silahkan manfaatkan untuk promosi produk bagi para pelaku UMK di kecamatan Kundur Barat,” pesan Rafiq.

Dengan terbangunnya gedung pemasaran ini, diharapkan bisa menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Sehingga, produk-produk UKM bisa berkembang dan terus melakukan inovasi produk.

“Pemerintah tidak akan mempersulit pelaku UMKM, salah satunya izin usaha tidak perlu lagi diperpanjang. Paling penting, pelaku UMKM harus bisa membaca peluang usaha lainnya,” ungkapnya.

Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukinan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan Karimun (DPKPK) Rita Agustina mengatakan, untuk pelaku usaha rata-rata perempuan yang mencapai 200 kelompok. Mulai dari usaha kelompok simpan pinjam, hingga kelompok usaha rumahan.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat senang sekali dengan dibangunanya gedung tersebut. Sehingga, produk-produk usaha mereka bisa dipasarkan satu titik. Mulai makanan, kerajinan tangan, hasil pertanian, tempat penjualan kuliner dan sebagainya. Artinya, gedung tersebut bisa dikatakan multifungsi sebagai tempat untuk transaksi jual beli hasil-hasil produk lokal. (tri/ims)