batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Karimun atas keberhasilan  mengendalikan inflasi hingga Oktober 2018, Selasa (4/12) di Kota Batam. Istimewanya. angka inflasi Karimun di bawah angka inflasi nasional, dan menjadi yang terbaik di Provinsi Kepulauan Riau.

“Sejak kita bekerja sama dengan BPS untuk menghitung inflasi, kita berhasil mengendalikan inflasi. Khususnya, terhadap harga-harga kebutuhan di pasar,” ungkap Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Dikatakan Rafiq, Kabupaten Karimun termasuk daerah yang diberikan kewenangan mengitung Indeks Harga Konsumen (IHK). Untuk wilayah Kepri, IHK diberikan juga bagi Kota Batam, dan Tanjungpinang.

“Tapi, kita termasuk dalam non IHK mandiri,” jelas Aunur Rafiq.

Dengan keistimewaan masuk daerah non IHK, Pemerintah Karimun membentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Atas kerja keras TPID, akhirnya berhasil mengendalikan inflasi.

“Hingga Oktober 2018, inflasi Karimun hanya 0,49 persen. Untuk Nopember,” bebernya.

Sementara untuk Bulan November tidak dilakukan penghitungan lagi dengan asumsi disamakan pada year on year (YoY) atau tahun ke tahun sebesar 2,15 persen.

”Asusmsi YoY tahun lalu dan tahun ini juga termasuk yang terendah secara nasional. Karena, pemerintah pusat itu inflasinya mencapai 3,5 persen,” tegasnya.

Bahkan, dibandingkan dua tahun lalu, inflasi Karimun masih tergolong rendah yakni sebesar 2,4 persen.

“Ke depan saya berharap TPID dapat mempertahankan inflasi Karimun di angka ini,” harap Rafiq.

Untuk itu, TPID Kabupatren Karimun harus mampu mengendalikan harga-harga konsumen di pasaran. Sehingga, daya beli masyarakat tetap dapat terjangkau. (san)