Status Puskesmas Tanjungbatu di jalan Jendral Sudirman ini digesa menjadi Rumah Sakit Tipe D.

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri komitmen  memperjuangkan status Puskesmas Tanjungbatu menjadi rumah sakit tipe D. Pembenahan dilakukan dengan melengkapi berbagai sarana, dan prasarana. Salah satunya membangun ruang rawat inap, dan penambahan tenaga medis.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati bahwa status Puskesmas Tanjungbatu harus menjadi rumah sakit type D di tahun 2019. Tentunya harus dibarengi penambahan tenaga medis maupun sarana prasarana seperti ruang rawat inap,” ungkap Wakil Gubernur Kepri, Isdianto.

Penambahan sarana dan prasarana tentunya bertujuan agar pasien dari Pulau Kundur tidak perlu dirujuk ke RS HM Sani, maupun ke rumah sakit Batam. Karena di Kundur sudah ada rumah sakit.

“Dengan peningkatan status, tentu dapat meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Pulau Kundur, dan sekitarnya,” harap Isdianto.

Tidak sekadar rumah sakit tipe D, kata Isdianto, dirinya berharap Puskesmas Kundur resmi berstatus rumah sakit pada tahun 2020. Artinya, antara Pemerintah Kabupaten Karimun dengan Pemerintah Provinsi Kepri saling sharing memperjuangkan status tersebut.

“Kira-kira pemerintah Karimun mampunya akan membangun fasilitas yang mana, dan pemprov juga akan melengkapinya. Kita harapkan, statusnya sudah menjadi rumah sakit bukan puskesmas lagi pada tahun 2020,” papar Isdianto.

Secara terpisah dr. Yusrizal, anggota DPRD Provinsi Kepri juga mendukung peningkatan status Puskesmas Tanjungbatu menjadi rumah sakit. Hanya saja sebelum ditingkatkan statusnya terlebih dahulu harus dibangun puskesmas yang baru untuk menggantikan puskesmas Tanjungbatu tersebut.

“Awalnya kita sudah menganggarkan dana untuk pembangunan puskesmas baru karena devisit anggaran sehingga belum dapat dikerjakan. Namun informasinya tahun 2019 akan dibangun puskesmas baru di Desa Sei Sebesi yang dibangun dari pemerintah pusat melalui Kemenkes,” sebut Yusrizal. (ims)