Bupati Aunur Rafiq menyerahkan laporan Nota Keuangan RAPBD 2019 kepada Ketua DPRD didampingi Wakil Bupati Anwar Hasyim, Wakil Ketua DPRD Karimun.

batampos.co.id  – Bupati Karimun, Aunur Rafiq telah menyampaikan pidato pengantar nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2019, Senin (26/11) dalam sidang paripurna. Sidang Paripurna dipimpin Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat, Wakil Ketua DPRD Karimun Bakti Lubis dan Azmi, serta Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim.

Loading...

Untuk belanja daerah diproyeksikan Rp1.556.565.615.353. Jika dibandingkan tahun 2018, belanja daerah tahun 2019 terjadi peningkatan sebesar 7.15 persen atau Rp1.452.764.856.245. Kemudian untuk pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1.373.343.539.447 pada tahun 2019, yang mana apabila dibandingan pada APBD murni 2018 terjadi peningkatkan sebesar 7,43 persen atau Rp1.277.479.207.635.

“Adapun rincian untuk Pendapatan Daerah yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp350.393.539.861.00, kemudian dana perimbangan Rp858.432.801.400.00 dan pendapatan lain-lain Rp163.516.198.186.00,” sebut Bupati.

Penyampaian nota keuangan dan RAPBD 2019 dipercepat, untuk menghindari keterlambatan dalam pengambilan kesepakatan bersamaan. Agar tidak terkena sanksi nantinya.

“Tepatnya, agar bisa disempurnakan dengan tepat waktu,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat menyampaikan dalam memberikan tanggapan setiap fraksi akan disampaikan secara tertulis dan sekaligus nanti saat pengesahan peraturan daerah APBD 2019. Dan dalam penyampaian tersebut, tetap mengacu dalam rancangan kerja pemerintah daerah Kabupaten Karimun dalam rangka meningkatkan kualitas dan pemerataan infrastruktur serta memperkuat sinergitas dunia usaha dalam membangun kabupaten karimun yang berdaya saing di bidang maritim.

“Alokasi APBD 2019, masih tetap diselaraskan dengan tema pembangunan nasional dan pembangunan provinsi serta prioritas pembangunan di Kabupaten Karimun,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, penyampaian nota keuangan dan RAPBD 2019, berjalan lancar. Hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam sidang paripurna selesai digelar.

“Biasalah, kalau musim pembahasan APBD dikebut hingga larut malam. Informasinya, hari Jumat sudah disahkan APBD Karimun untuk tahun 2019,” ujar salah seorang anggota DPRD Karimun yang enggan disebutkan namanya. (tri)

Loading...