batampos.co.id – Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Karimun yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bertambah 370 orang. Hal itu menyusul kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan perangkingan bagi peserta yang tak lulus nilai ambang batas (passing grade) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dituangkan dalam Permenpan RB Nomor 61 Tahun 2018.

“Sebelumnya yang lulus nilai ambang batas hanya 52 orang, dengan penambahan peserta dari sistem perangkingan (passing grade 2) menjadi 422 orang,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Sabtu (25/11).

Menurutnya, penambahan peserta dari sistem perangkingan dengan batas niliai minimal 255 untuk kategori umum ini seluruhnya dilakukan oleh pemerintah pusat. Perangkinan dilakukan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) berdasarkan nilai yang diperoleh peserta yang tertera di dalam sistem.

“Kita di daerah hanya menerima limpahan data yang sudah ada tersebut. Untuk mengetahui nama-nama yang masuk dapat dilihat dilihat disitus resmi BKN dan BKD Kabupaten Karimun,’’ papar Bupati.

Meskipun terjadi penambahan peserta, namun ia memastikan keberadaannya tidak mengganggu peserta yang telah lolos nilai ambang batas. Karena peserta tambahan dari sistem perankingan hanya mengisi formasi yang kosong.

Bupati berharap tambahan peserta ujian CPNS untuk SKB nanti dapat memenuhi formasi yang dibutuhkan Kabupaten Karimun.

”Peserta yang akan mengikuti ujian SKB nanti diharapkan benar-benar mampu untuk menunjukkan potensinya, sehingga bisa lulus menjadi CPNS,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi peserta CPNS yang berhak mengikuti SKB CPNS Karimun. Merujuk akun resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pemda dan BKN masih melakukan verifikasi dan validasi SKD.

“Pengumuman peserta SKB CPNS 2018 belum ada,” tulis pengelola akun resmi BKN. (san)

Loading...