batampos.co.id – Unit Reskrim Polsek Meral menangkap Aryanto, tersangka penadah mesin curian mesin boat 40 PK senilai Rp 20 juta di Sei Raya, Kecamatan Meral, Rabu (7/11). Akibat perbuatannya, tersangka harus mendekam di hotel prodeo Polsek Meral.

Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipt­o mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan Jefri Hasibuan yang kehilangan satu unit mesin boat pancung yang se­dang diikat tidak jauh dari PT MGU, awal bulan lalu.

“Dari lapora­n tersebut kita langsung melakukan pe­nyelidikan,” kata perwira berpa­ngkat tiga balok di pundaknya ini.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas mendapatkan informasi jika mesin boat pancung yang hilang tersebut digunakan tersangka. Setelah dilakukan peme-riksaan, mesin tersebut sesuai dengan laporan kehilangan yang diterima Polsek Meral.

“Pada hari itu juga petugas langsung menangkap tersangka,” ungkapnya.

Kepada petugas, Aryanto mengaku jika mesin boat tersebut dibeli dari seorang pria bernama Edi di Tanjungbatu seharga Rp 4 juta, bulan lalu.

“Keterangan tersangka kita kembangkan dengan menelusuri keberadaan Edi,” bebernya.
Namun hingga saat ini petugas be­lum menemukan pelaku yang disebutkan Aryanto. “Kita me­ra­gukan keterangan tersangka Arya­nto,” bebernya. Karena ketera­ng­an yang diberikan tersangka se­lalu berubah-ubah.

Sebelumnya ter­sangka mengaku jika boat terse­bu­t ditemukan di tengah laut bebe­ra­pa waktu lalu. Karena tidak ada or­ang maka diambil tersangka. “Pe­ngakuannya tidak masuk akal,” beb­ernya.(san)