batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun kembali membuka lowongan pejabat daerah untuk jabatan dewan pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PDAM Tirta Karimun dan dan BUP Karimun.

“Pada awal bulan ini kita sudah membuka lowongan. Namun sampai Senin (19/11) hanya ada dua orang yang mendaftar dari kalangan profesional. Sedangkan dari kalangan pejabat daerah tidak ada, karenanya kita membuka kembali lowongan yang sama,’’ ujar

Sekda Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah, Rabu (20/11).

Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengatur bahwa untuk BUMD yang hanya memiliki satu direksi, dewan pengawasnya harus dari pejabat daerah.

“Kita sudah melakukan konsultasi ke Pemerintah Provinsi Kepri dan Kementerian Dalam Negeri. Memang, tidak diperbolehkan dewan pengawas dari kalangan profesional jika hanya satu direksi saja di BUMD,” katanya.

Untuk diketahui, BUMD PDAM Tirta Karimun hanya memiliki satu direksi, sehingga jabatan dewan pengawasnya harus dari kalangan pejabat daerah. Baik itu pejabat daerah di tingkat provinsi ataupun kabupaten.

“Asalkan bukan pejabat yang bertugas di pelayanan publik. Untuk itu, pelamar yang sudah mendaftar dari kalangan profesional atau non pejabat pemerintah tidak bisa mengikutinya,’’ paparnya.

Sedangkan untuk BUMD BUP Karimun memang ada tiga direksi. Hanya saja, untuk direksi dari kalangan profesional sudah ada dua orang dan masanya belum habis. Sedangkan, satu orang pejabat daerah yang menduduki posisi dewan pengawas sudah habis masa berlakunya.

Sehingga, saat ini yang dibutuhkan satu orang pejabat daerah untuk menggantikan pejabat daerah yang lama.

“Seandainya pada pembukaan lowongan kali ini tidak juga ada pejabat daerah yang mendaftarkan diri, maka untuk yang ketiga kalinya kepala daerah boleh menunjuk langsung siapa pejabat yang akan menduduki jabatan dewan pengawas yang kosong.Dan pejabat yang ditunjuk tersebut minimal memegang jabatan eselon dua. Ini juga merupakan ketentuan dalam PP 54 Tahun 2017,’’ ungkapnya.(san)

Loading...