batampos.co.id – Sanggar Tari Pelangi Budaya Studio Karimun, kembali menorehkan prestasi dalam ajang lomba tari tingkat Nasional yang berasal dari kabupaten Karimun. Setelah mengikuti aktraksi zapin 2018 di Jakarta, dengan mendapatkan juara kedua dari 31 peserta sanggar tari seperti dari Jakarta, Aceh, Kepri, Riau.

“Alhamdulillah, ini berkat anak-anak didik yang komitmen ingin mengukir prestasi ditingkat Nasional. Dan ini kesekian kalinya, kita membawa nama kabupaten Karimun dengan tarian adat melayu,” jelas pembina sanggar tari, Ahadian Zulseptriadi, kemarin (11/11) di Tanjungbalai Karimun.

Loading...

Pihaknya, menerjunkan dua tim PSB Karimun yaitu tim pertama dengan undian 8 berhasil meraih juara ke-2 dengan judul Riak Beriring. Sedangkan, tim kedua dengan undian 16 berhasil meraih juara penata tari berbakat dengan judul Zapin Tengkah Marwas. Dengan demikian, prestasi yang cukup gemilang ini menjadikan semangat bagi para penari untuk terus berlatih.

“Walaupun, waktunya cukup terbatas serba pas-pasan. Tapi, hasilnya cukup memuaskan dan paling utama adalah semangat anak-anak untuk tetap terus ikut festival yang diadakan diluar Karimun maupun luar negeri,” ungkapnya.

Sedangkan Fadlan Zuhran Kepala Unit Pengelola Anjungan DKI dan Graha Wisata didampingi Tuti Kurnia kepala satuan pelayanan anjungan DKI dan Sangkrini selaku ketua pelaksana Atraksi Zapin 2018 mengungkapkan, kegiatan ini dalam rangka hari pahlawan dan baru kali pertama dilaksanakan.

Dengan hadiah pembinaan, untuk juara pertama akan mendapatkan Rp 10 juta, kedua Rp 8.5 juta, kedua tiga Rp 6 juta. Kemudian, harapan satu Rp 5 juta, harapan dua Rp 3 juta, selain itu ada juga untuk kategori penata musik, penata busana, penata tari, favorit.

“Tarian zapin ini sudah jarang ditampilkan. Dan harus terus dilestarikan, melalui ajang lomba tari tingkat Nasional. Dan tahun depan, akan lebih besar lagi kita selenggarakan,” ujarnya.

Sementara itu salah satu juri Tom Ibnur menurutkan dalam kategori penilaian cukup banyak, salah satunya bagaimana sanggar tari tersebut menampilkan tarian zapin dengan berbagai kreasi secara khas. Sesuai dengan masing-masing daerah, dengan perpaduan musik dan tata rias busana secara apik. Sehingga, memberikan tarian yang elegan dan bisa menyampaikan makna apa itu tarian zapin.

“Untuk sangar tari dari Karimun sudah sangat bagus. Tinggal, bagaimana untuk mengembangkan tarian zapin secara modern. Terutama, para penari yang masih muda belia, sangat cocok untuk dipersiapkan menjadi penari profesional,” ucapnya. (tri)

Loading...