Tim relawan Indonesia mengevakuasi bayi yang rumah orang tuanya terendam banjir Foto Anggota Koramil 03 Kundur bersama warga evakuasi warga yang sakit.

batampos.co.id – Belasan rumah Tanjungsari Poyo, Desa Gadingsari, dan Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, terendam banjir, Jumat (2/11/2018).

Tingginya genangan air membuat sejumlah kepala keluarga (KK) mengungsi ke rumah sanak saudara. Untuk mengantisipasi sejumlah relawan Indonesia dan Koramil 03 Kundur mendirikan posko banjir.

Ketua RT 02 RW 04 Harjadi mengatakan, tanda-tanda banjur sudah terlihat sejak hujan turun tiga hari lalu. Sampai Jumat (2/11), ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, dan membuat dua kepala keluarga Rabik, dan Gonggik terpaksa diungungsikan ke rumah saudaranya.

“Iya ada dua belas rumah yang terendam dua rumah sudah mengungsi. Belasan rumah tersebut kondisinya cukup parah, makanya diungsikan. Tinggi air setinggi lutut orang dewasa hingga sepinggang,” ujar Harjadi.

Lurah Gadingsari Bolkiah Ayati membenarkan ada belasan rumah terenda banjir. Untuk mengantisipasi, pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan, dan Koramil 03 Kundur. Bahkan Koramil sudah mendirikan posko banjir.

“Sejumlah warga,orang tua,orang sakit dan bayi dievakuasi di rumah anak dan saudara,” terangnya.

Sementara Danramil 03 Kundur Mayor Inf Syafrizal mengaku pihaknya bersama anggota Koramil, Relawan Indonesia, pemuda, puskesmas, melalukan evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir. Untuk sementara di posko banjir disiapkan pos kesehatan.

“Kita harapkan banjir segera surut sehingga warga kembali ke rumah masing- masing,” harap Danramil. (ims)