ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah pusat menyalurkan Rp 8 miliar lebih Dana Desa (DD) tahap III kepada 39 desa yang ada di Kabupaten Karimun. Sisanya, pencairan untuk tiga desa lagi masih menunggu perbaikan berkas.

“Dalam waktu dekat tiga desa lagi akan cair DD-nya,” ujar Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDes) Karimun, M Fidias, Kamis (1/11).
Fidias menjelaskan, tahun ini Kabupaten Karimun mendapatkan DD dari APBN sebesar Rp 35 miliar lebih dan Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 49 miliar lebih melalui APBD Karimun 2018.

Untuk tahap I dan tahap II, penggunaan DD dan ADD sudah direalisasikan 100 persen untuk 42 desa.

Sedangkan ADD itu sendiri dapat diperuntukkan untuk penyelenggaran pemerintahan desa seperti biaya operasional, gaji pegawai, tunjungan operasional RT/RW dan sebagainya.

Dengan demikian, apabila usulan dari desa terlambat, secara otomatis dalam tahapan pencairan juga terlambat.

“Insya Allah, akhir tahun realisasi DD dan ADD sudah terserap oleh 42 Desa. Apabila anggaran tersebut tidak dapat direalisasikan, bisa dimasukkan kedalam silpa desa untuk direalisasikan di tahun berikutnya,’’ ungkapnya.

Kepala Desa Rawa Jaya, M Sirat mengungkapkan, pihaknya sudah mendapatkan DD tahap III sebesar Rp 342 juta lebih yang akan dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur.
Seperti, pembangunan gedung PKK, rehab posyandu, TPQ, drainase, timbunan dan sebagainya.

“Alhamdulillah, dengan adanya DD, masyarakat saya sangat terbantu dan langsung dimanfaatkan kegunaannya. Yang jelas, pembangunan infrastruktur di desa terlihat ada sekarang ini,’’ ucapnya.

Salah satunya, Posyandu Cempaka Putih di RT 01 RW 01 Dusun Buah Rawa, Desa Rawa Jaya yang baru diresmikan.

Kini keberadaannya dapat dipergunakan untuk keperluan masyarakat dalam sektor kesehatan. (tri)