Seorang warga saat mengimunisasi anaknya di salah satu pos-yandu di Karimun, beberapa waktu lalu.
f. TRI HARYONO/BATAM POS

batampos.co.id – Program imunisasi nasional vaksin Measles Rubella (MR) resmi berakhir, Rabu (31/10). Untuk wilayah Kabupaten Karimun tercatat pada hari terakhir anak yang diimunisasi mencapai 995 orang. Sehingga, jumlah keseluruhan anak yang berhasil diimunisasi mencapai 35.856 orang atau 54,27 persen.

’’Target kita memang 66.075 orang. Meski demikian, kita berhasil melakukan imunisasi lebih dari setengahnya,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rahmadi, Rabu (31/2018).

Menurutnya, cakupan imunisasi berdasarkan kecamatan yang sudah mencapai di atas 50 persen tertinggi berada di Kecamatan Durai. ”Jumlahnya mencapai 88,01 persen,” ungkapnya.

Kemudian disusul Kecamatan Belat 83,11 persen, Kecamatan Ungar 76,49 persen. Selanjutnya, Kecamatan Buru, Kundur, Meral dan Moro juga sudah di atas 50 persen.
Hanya saja, untuk daerah-daerah tersebut jumlah sasaran atau anak yang akan diimunisasi tidak banyak.

’’Jumlah sasaran yang banyak itu ada di Kecamatan Karimun. Berdasarkan data awal yang akan diimunisasi itu sebanyak 14.770 orang. Hanya saja sampai dengan hari terakhir yang diimunisasi hanya 6.176 orang anak atau 41,81 persen. Jika dibandingkan pada bulan lalu hanya mengalami kenaikan sedikit,” ungkapnya.

Karenanya, meski kegiatan imunisasi sudah berakhir, namun jika ada orang tua yang memnginginkan anaknya diimunisasi bisa mendatangi Puskesmas.

”Bisa juga posyandu yang ada di sekitar tempat tinggal,’’ papar Rahmadi.

Disinggung kelanjutan imunisasi MR, Rahmadi menyebutkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah akan diperpanjang lagi waktunya atau tidak.

’’Kita baru mendapatkan informasi akan diperpanjang. Namun benar atau tidaknya kita tidak berani memastikan, sebab surat resmi tentang hal ini belum diterima,’’ jelasnya.

Diketahui, guna menyuk-seskan program imunisasi MR, pemerintah mempersiapkan 694 pos atau tempat imuniasi. Yakni 83 di tempat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), 70 di Taman Kanak-Kanak (TK), 152 di Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah.

Sebanyak 60 pos di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS), 229 di Posyandu serta 100 pos lainnya di Puskesmas, Pustu, Polindes, Poskesdes, hingga rumah sakit.(san)