ilustrasi

batampos.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geogfisika (BMKG) Karimun memprediksi beberapa hari ke depan akan terjadi hujan lokal. Hujan tersebut akan terjadi pada waktu pagi maupun siang hari dengan suhu rata-rata 26 derajat celcius. Kelembaban diperkirakan 85 persen dan kecepatan angin 19 kilometer (km) per jam.

’’Kita menghimbau kepada para nelayan tetap waspada. Sesuai dengan informasi dari BMKG Karimun,’’ kata Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karimun, Amirullah ketika dimintai tanggapan tentang kondisi cuaca beberapa hari ini, Rabu (31/10).

Walaupun terjadi hujan lokal, tapi semuanya bisa terjadi di tengah-tengah laut. Sebab, para nelayan biasanya berangkat melaut rata-rata mulai malam maupun pagi hari. Untuk itu, diharapkan kepada para nelayan harus tetap berkelompok ketika melakukan aktivitas di laut.

’’Yang jelas, saya sudah sampaikan kepada para nelayan, alat komunikasi maupun penga-man harus tetap dipergunakan,’’ ungkapnya.

Amrullah menambahkan, sejak bulan Januari hingga sekarang saat ini belum pernah terjadi kecelakaan laut terhadap para nelayan. Dimana saat ini jumlah nelayan pesisir, kecil maupun tradisional mencapai sekitar 8.000 orang. Mereka rata-rata melakukan aktivitas melaut di sekitar laut Karimun, Moro hingga Rangsang Kabupaten Meranti.

’’Insya Allah, jangan sampai terjadi kecelakaan buat nelayan kita. Paling penting, komunikasi terus kita insentifkan,’’ tuturnya.

Sedangkan salah seorang nelayan Meral Udin mengaku, setiap akan melakukan aktivitas atau melaut selalu melihat informasi cuaca dari BMKG maupun KTNA Karimun.

”Saya juga suka meminta informasi dari para nelayan yang pulang melaut, sehingga persiapan mulai dari bahan bakar hingga akomodasi logistik diperhitungan secara cermat.Intinya, kita sebagai nelayan tradisional informasi cuaca di laut sangat penting. Apalagi memasuki akhir tahun, kondisi cuaca sering tidak menentu,’’ ucapnya. (tri)