batampos.co.id – Tim Gabungan Sat Sabhara Polres Karimun dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karimun melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) di sekitar jalan Coastal Area, Sabtu (27/10) sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam kegiatan itu, tim gabungan mengamankan 18 remaja terdiri 10 orang pria dan 8 orang perempuan. Mereka yang terjaring razia dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

”Kita berharap, mereka tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari,” kata Kasat Sabhara Polres Karimun, AKP I Ketut Sudarma, Minggu (28/10/2018).

Ia mengatakan, apa yang dilakukan polisi bersama Satpol PP untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Khususnya, kepada remaja atau pemuda dan pemudi di luar rumah pada tengah malam. ”Pasangan muda-mudi yang tidak punya ikatan suami istri dan berada di tempat yang sunyi serta gelap,’’ ujar Sudarma lagi.

Khusus anak di bawah umur, dilarang untuk melakukan aktivitas di luar jam malam tanpa ada pengawasan dari orang tua. Termasuk juga pasangan yang bukan suami istri.

”Seandainya memang ada aktivitas di luar jam malam, maka lakukan di tempat yang terang dan ramai. Bukan di tempat yang gelap. Hal ini untuk mencegah mereka agar tidak terjadi tindakan krimimnal dan sanksi sosial,’’ paprnya.

Pada orang tua, lanjutnya, diharapkan peduli dengan anak-anaknya. Yakni, tidak membiasakan dan membiarkan anak-anak berada di luar rumah sampai lewat tengah malam.

”Misalnya, kalau memang waktu sudah malam, sekitar pukul 22.00 WIB tidak pulang, maka sebagai orang tua harus menghubungi anaknya agar segera pulang ke rumah,” tutupnya. (san)