ilustrasi

batampos.co.id – Polisi Sektor (Polsek) Tebing meringkus Jh, pelaku pelecehan seksual terhadap anak tirinya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial Ne, 17, di Kelurahan Sei Pasir, Kecamatan Meral, Kamis, (18/10) lalu.

Kini tersangka harus meringkuk di hotel prodeo mempertanggungjawabkan perbuatannya.

”Benar, penangkapannya sudah sepekan yang lalu. Kasus ini kita proses karena dari pihak keluarga tidak ada meminta untuk dimediasi dan korban di bawah umur,” jelas Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono, Rabu (24/10/2018).

Budi mengatakan, pengung­kapan kasus tersebut berawal dari laporan ayah kandung korban Es, Kamis pekan lalu. Setelah itu, itu anggota Reskrim langsung mendatangi tempat tinggal korban.

”Ternyata, pelaku tidak ada di rumah,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pencarian, tersangka berhasil diamankan di Sei Pasir, Kecamatan Meral.

”Saat dilakukan penangkapan tidak ada perlawanan, pelaku mengakui perbuatannya,’’ ujar Budi.

Hasil pemeriksaan terhadap korban, kata Kapolsek, pelecehan seksual yang dilakukan tersangka tidak sampai hubungan layaknya suami isteri.

”Namun, tersangka sudah melakukannya berulang kali,” ucapnya.

Pertama kali dilakukan pada tahun 2014 dan terakhir kali dilakukan Agustus tahun ini. Tersangka yang tinggal satu atap dengan korban melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut ketika ibu kandungnya pergi dari rumah.

Korban tidak berani bercerita karena ayah tirinya me­ngancam.

”Ancamannya dalam bentuk kata-kata saja, awas jangan bilang sama ibu kandung, itu saja. Namun, hal ini tetap membuat korban ketakutan,” ujar Budi.

Sampai suatu hari korban ba­­ru cerita kepada ibu kan­du­ng­­nya. Sang ibu tak bi­sa me­nerima perbuatan pe­laku. Ia l­alu melaporkan ke mantan su­ami yang tidak lain ayah kan­dung korban. (tri/san)