batampos.co.id – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0317/TBK mengumpulkan puluhan sopir angkutan umum trayek Karimun dan sekitarnya, Senin (22/10) di Terminal Pasar Bukit Tembak. Para sopir diberi penyuluhan agar berpartisipasi mempertahankan keamanan dalam berbangsa dan bernegara.

Wadan Ramil 01/Balai Kapten Inf J. Siahaan menegaskan, partisipasi seluruh masyarakat dalam mempertahankan dan menjaga keamanan dalam bernegara harus dilakukan semua pihak tanpa terkecuali.

“Jadi, bukan hanya tugas TNI saja, melainkan tugas kita bersama dalam mempertahanan keamanan berbangsa dan bernegara,” kata Siahaan mengawali pertemuan.

Siahaan mengakui, seluruh elemen masyarakat memiliki peran masing-masing dalam mempertahankan dan menjaga keamanan bangsa. Artinya sangat diperlukan kesadaran bernegara setiap individu.

”Jika pertahanan terganggu, maka yang pertama sekali merasakannya ialah masyarakat itu sendiri,” katanya.

Sopir angkot dan warga adalah yang pertama merasakan jika terjadi gangguan keamanan. Sopir angkot selalu berinteraksi dengan masyarakat luas, dan warga sekitar dapat dengan mudah disusupi seseorang yang berniat jahat.

“Sebaliknya masyarakat juga mempunyai kemampuan mendeteksi lebih dini terhadap potensi bahaya di lingkungannya. Makanya, partisipasi mempertahankan dan menjaga keamanan sangat diperlukan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Sementara itu, salah seorang sopir, Robin mengaku partisipasi dalam mempertahankan dan menjaga keamanan sekitar adalah tugas seluruh lapisan masyarakat. Namun, peran yang diemban masing-masing berbeda.

“Meski sebagai sopir, tapi kami juga ikut berpatisipasi mempertahankan dan menjaga keamanan. Paling tidak, kami ikut menjaga bagaimana keamanan di lingkungan tetap kondusif,” tegas Robin. (enl)