batampos.co.id – Ratusan warga Tionghoa di Kundur antusias mengikuti tahapan sosialisasi Pemilu 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun, Minggu (21/10) malam di halaman Sekolah Budhis Jalan Usman Harun, Tanjungbatu. Materi sosialisasi disampaikan dua komisioner KPU, Ahmad Sulton, dan Fahrurrazi mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WIB.

Erman, salah satu peserta mengaku mengapresiasi langkah KPU Kabupaten Karimun yang menghelat sosialisasi Pemilu 2019, dikhusunya bagi masyarakat Tionghoa. Melalui sosialisasi, warga Tionghoa lebih paham, dan mengerti terkait tahapan pelaksanaan Pemilu 2019.

“Saya sampaikan terimakasih buat KPU Karimun atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang dikhususkan bagi warga masyarakat Tionghoa. Terobosan KPU ini, cukup efektif. Jujur sosialisasi ini untuk pertama kali yang pernah saya ikuti, khusus bagi kami warga Tionghoa,” terang Erman.

Dalam materinya Ahmad Sulton memaparkan terkait hak pilih sebagai warga negara Indonesia yang baik, syarat agar terdaftar sebagai pemilih, serta tata cara pencoblosan dalam upaya meminimasir pelanggaran. Ahmad Sulton juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong penyelenggaraan pemilu 2019 nanti, dalam memenuhi hak setiap warga negara dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilu yang diadakan serentak di seluruh Indonesia, 17 April 2019 mendatang.

“Salah satu hak kita sebagai warga negara atau hak konstitusional warga dengan memberikan hak suara pada pelaksanaan Pemilu, dengan memberikan hak suara untuk Pemilu legeslatif DPR, DPD dan DPRD serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Kita harapkan pemilu 2019 mendatang bisa menjadikan pemilu yang berkualitas,” harap Ahmad Sulton.

Sedangkan Fahrurrozi mengajak masyarakat Tionghoa untuk peduli akan hak pilihnya. Bahkan diminta untuk melaporkan jika masih ada warga yang belum terdaftar.

“Jika masih ada rekan-rekan, sahabat dan saudara kita yang belum terdaftar, diharapkan segera mendatangi PPS terdekat, PPK atau langsung ke KPU Karimun. Kita sukseskan Pemilu 2019 dengan bersama-sama menyalurkan hak setiap warga negara pada pesta demokrasi,” terangnya. (ims)