Mardanus Komisioner KPU Karimun (F. Tri Haryono / Batam Pos)

batampos.co.id  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, terus melakukan penjaring terhadap pemilih yang belum terdaftar salah satunya melalui kampanye Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Hingga akhir Oktober ini, selain itu KPU Karimun juga sedang melakukan pencacahan terhadap Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP)-1.

” Kita lagi melakukan pencacahan dan mencermati, terhadap data-data yang dicurigai bermasalah. Termasuk apakah masih terdapat pemilih ganda,” jelas komisioner KPU Karimun Mardanus, kemarin (19/10).

Seperti, data ganda 988, anomali 390, laporan dari Bawaslu Karimun yang diduga ganda 646. Sedangkan, untuk DP4 I, 32.039 dan DP4 II 31.888 perlu dicermati atau disandingkan dengan DPTHP-1 melalui verifikasi kelapangan oleh PPS dan PPK disetiap Desa dan Kelurahan. Dimana, saat ini jumlah DPTHP-1 mencapai 157.501 pemilih.

” Termasuk, penjaring pemilih potensial yang memenuhi syarat. Kayak, pelajar yang sudah memasuki usia 17 tahun ditahun depan nanti,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah mendirikan posko-posko GMHP di seluruh wilayah Karimun, dengan posko pusat di Kantor KPU Karimun. Termasuk, disekretariat PPK maupun PPS se kabupaten Karimun. Sehingga, bisa dimanfaatkan bagi masyarakat yang belum terdaftar untuk menanyakan prosedur maupun mengecekan.

” Sekali lagi, saya menghimbau masyarakat harus berperan untuk menggunakan hak pilihnya. Bagi yang belum masuk dalam DPT, supaya datang ke posko GMHP,” pesannya.(tri)