ilustrasi

batampos.co.id – Penyaluran dana desa (DD), untuk tahap ke-3 segera disalurkan kepada masing-masing Desa. Setelah, usulan dari Desa masuk ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDes) Karimun. Dimana, untuk tahap ke-3 ini DD mencapai Rp14 miliar lebih yang akan diterima oleh 42 Desa sekabupaten Karimun.

Dimana, pada tahun 2018 ini kabupaten Karimun mendapatkan DD dari APBN Pusat mencapai Rp 35 miliar lebih, dan Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 49 miliar lebih melalui APBD Karimun 2018.

“Untuk sekarang baru 33 desa yang sudah mengusulkan proposal untuk pencairan tahap ke-3. Sisanya sembilan desa lagi, dalam waktu dekat ini akan dimasukkan. Sedangkan, 33 desa berkasnya sudah masuk di bagian kas daerah untuk proses pencairan,” jelas Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDes) Karimun M Fidias, kemarin (18/10).

Dikatakan, untuk realisasi penyaluran DD ditahap pertama dan kedua dari 42 Desa sudah terealisasi 100 persen dilaksanakan dalam bentuk pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat dan pembinaan. Sehingga, alokasi DD tersebut benar-benar direalisasikan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Jadi apabila pihak Desa mengusulkan tidak sesuai dengan aturan. Secara otomatis, akan ditolak dalam sistem tersebut,” ujarnya.

Sementara untuk realisasi penyaluran ADD juga, sudah tersalurkan untuk tahap pertama dan kedua. Sedangkan tahap ketiga sekarang ini, ADD tinggal Rp14,7 miliar lebih tersebut baru 17 desa yang sudah disalurkan atau dicairkan. Selebihnya, masih menunggu usulan yang diajukan masing-masing desa.

” Kita sih tinggal menunggu dari pihak Desa. Setiap hari, dihubungi agar segera dimasukkan usulannya. Dan sekali lagi, saya himbau kepada Kades yang belum masukkan usulan, segera dibuat dan diajukan,” ungkapnya.

Dimana, ADD tersebut diperuntukan untuk penyelenggaran pemerintahan desa seperti biaya operasional, gaji pegawai, tunjungan operasional RT/RW dan sebagainya. Dengan demikian, apabila usulan dari Desa terlambat secara otomatis dalam tahapan pencairan juga terlambat.

” Mudah-mudahan, akhir bulan ini semuanya sudah selesai. Dan bisa direalisasikan anggaran DD dan ADD, dimasing-masing desa nantinya hingga akhir tahun,” ucapnya.

Kepala Desa Jang kecamatan Moro Nurbi ketika dimintai tanggapannya tentang usulan tahap ketiga untuk DD dan ADD mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah memasukkan proposal kegiatan. Tinggal menunggu pencairan, untuk DD dipergunakan pembangunan fisik seperti jalan maupuan pelatihan SDM.

” Sisanya sekitar Rp300 juta untuk DD. Rencana mau melakukan rehap kantor Desa, sepertinya tidak terkejar jadi anggarannya akan dimasukkan ke silpa Desa saja,” jawabnya.(tri)