batampos.co.id – Hari ini, Senin (15/10/2018) merupakan hari terakhir pendaftaran untuk CPNS yang melamar formasi yang disediakan di Pemerintah Kabupaten Karimun. Namun, sampai saat ini panitia penerimaan CPNS belum menentukan dimana saja lokasi ujian.

”Memang, kita belum bisa menentukan dimana lokasi ujian untuk CPNS yang akan dilaksanakan pada akhir bulan ini. Sebab, ada surat terbaru dari BKN Regional XII yang mengundang kita untuk mengikuti rapat besok (hari ini, red) untuk membahas hal ini. Yakni, apakah tetap ujian di Karimun dengan menggunakan sistim UNBK atau ujian yang disiapkan oleh BKN,” ujar Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah kepada Batam Pos, kemarin (14/10).

Meski demikian, kata Sekda, pemerintah kabupaten pernah mengusulkan ke BKN agar ujian CPNS tetap diadakan di wilayah Karimun. Tujuannya, tidak lain untuk lebih memudahkan peserta untuk menguikuti ujian.

Selain itu, bisa menghemat biaya. Sebaliknya, jika ujian diadakan di Batam, sudah tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Peserta yang akan ikut ujian CPNS dari Karimun yang tidak mempunyaimkeluarga sudah tentu harus menginap di hotel plus biaya transportasi.

”Kalau memang pelaksanaan ujiannya di Karimun, maka sudah jelas lokasi yang akan ditetapkan adalah sacaekolah-sekolah yang sudha memiliki fasilitas UNBK. Apalagi perbendaan sistim UNB yang digunakan untuk pelajar ujian sekolah dan CAT yang diterapkan oleh BKN tidak jauh berbeda. Perbedaannya, jika menggunakan sistim UNBK, maka nilai ujian hanya diketahui oleh yang mengikuti tes. Dan, panitia sendiri baru mengetahui setelah kertas jawaban ujian dikum,pulkan semua. Sedangkan, dengan sistim CAT nilainya sudah langsung bisa dilihat,” paparnya.

Menyinggung tentang jumlah pelamar yang sudah mendaftar, Fiman menyebutkan, sampai dengan Ahad (14/10) pukul 12.00 WIB yang mendaftar masih ada dan jumlahnya sebanyak 3.099 orang. ”Tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah. Karena, batas terakhir itu Senin (15/10) malam pukul 23.59 WIB,” jelasnya. (san)