Pawai budaya sempena HUT Kabupaten Karimun

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menyaksikan langsung pawai budaya dalam rangka hari jadi kabupaten Karimun ke-19 di panggung putri kemuning Coastal Area, Sabtu (14/10) lalu . Dalam sambutannya, Rafiq mengatakan, kegiatan pawai budaya kali pertama dilaksanakan di hari jadi kabupaten Karimun. Tujuannya, tidak lain untuk melestarikan kebudayaan yang ada di Kabupaten Karimun melalui paguyuban.

”Alhamdulillah Kabupaten Karimun telah mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI). Yang telah, peduli terhadap aneka ragam kebudayaan di kabupaten Karimun bersama Pemerintah Kabupaten Karimun serta masyarakat,” kata Rafiq.

Dengan demikian, diharapkan kepada seluruh paguyuban dapat menampilkan kebudayaannnya masing-masing kepada masyarakat untuk tetap melestarikan budaya. Selain itu, pawai kebudayaan ini nantinya bisa ajang untuk menarik wisatawan luar negeri. Khususnya, negara Singapura dan Malaysia untuk berkunjung ke Karimun di saat liburan.

”Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Karimun ke-19 ini, ada 20 kegiatan yang dilaksanakan dengan ditutup tablig akbar. Kita juga mengundang artis penyanyi salawat, Nissa Sabyan Sabtu (27/10) mendatang di Coastal Area,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karimun H Zamri dalam laporannya menyampaikan, peserta yang ikut pawai budaya ada 15 paguyuban yang ada di pulau Karimun. Diantaranya, Laskar Melayu Bersatu (LMB), Lembaga Adat Melayu (LAM), Rumpun Melayu Bersat (RMB), paguyuban Among Mitro, Marga Tionghoa. Kerukunan Warga Banjar, Kerukunan Masyarakat Nias, Paguyuban Pasundan, Persatuan Keluarga Sumatera Barat.

Ikatan Keluarga Bunga Nukak, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Persatuan Masyarakat Aceh, Kerukunan Komunitas Batak, Kerukunan Masyarakat Sumatera Bagian Selatan.

“Ini sebagai ajang tali silaturahmi antar paguyuban, selain itu salah satu upaya mempromosikan pesona budaya Nusantara yang diwakili beberapa paguyuban yang ada di sini,” ungkapnya.

Selain memeriahkan hari jadi Kabupaten Karimun, kegiatan tersebut menjadi ajang hiburan bagi masyarakat yang ingin melihat langsung berbagai kebudayaan tanah air. Dengan menampilkan berbagai macam kebudayaan Nusantara, diharapkan generasi penerus tidak melupakan asal usul adat istiadat dan budayanya sendiri.

“Anda bisa lihat sendiri, antusias masyarakat untuk menyaksikan pawai budaya sambil membawa anak-anaknya. Dan secara tidak langsung, bisa mengikat kampung halamannya masing-masing,” ucap Zamri lagi.(tri)